Visit Pincuk Blog

Rabu, 14 Oktober 2009

C++ Input/Output Stream

C++ mempunyai teknik input dan output yang baru, yaitu :
menggunakan stream. Header file untuk input dan output stream adalah
iostream.h dan beberapa file lain, seperti strstrea.h, fstream.h, dan
constrea.h.
Stream adalah suatu logika device (peralatan logika) yang
menghasilkan dan menerima informasi atau suatu wadah yang digunakan
untuk menampung keluaran dan menampung aliran data. Stream adalah
nama umum untuk menampung aliran data (contoh : file, keyboard, mouse),
maupun untuk keluaran (contoh : layer, printer).
Dalam C++ input berarti membaca dari stream dan output berarti
menulis ke stream.
Bentuk Umum Output operator :
Cout <<>> variable ;
Dalam C++, menggunakan escape sequences untuk
merepresentasikan suatu karakter yang tidak terdapat dalam tradisional
symbol. Beberapa diantaranya :
\ n : linefeed / baris baru
\ b : back space
\ “ : petik ganda

Hirarki I/O class :
Penjelasan :
- ios adalah virtual base class untuk class istream dan ostream. Berisi
fasilitas dasar untuk melakukan proses input/output. Dideklarasikan
untuk pointer ke buffer untuk tempat penyimpanan data sementara.
- Istream ( input stream ) mendefinisikan fasilitas untuk melakukan input
suatu informasi. Di dalamnya didefinisikan fungsi get ( ), getline ( ),
extractor operator >>
- Ostream ( output stream ) mendefinisikan fasilitas untuk melakukan
setting terhadap output.
- Iostream : berisi semua fasilitas dari ios, istream, ostream ditambah
beberapa fungsi untuk menyempurnakan kerja dari fungsi yang
dideklarasikan pada base class.
Untuk melakukan proses file I/O, diperlukan file header fstream.h didalam
program. Dalam file fstream.h didefinisikan beberapa class/object yang
berhubungan dengan pemrosesan file, yaitu : ifstream, ofstream, fstream
yang diturunkan dari istream dan ostream.


Stream I/O dalam C++ mendeklarasikan tiga kelas berikut:
1. istream: menangani stream input. cin merupakan objek dari kelas istream yang
diasosiasikan dengan standard input
2. ostream: menangani stream output.

(a) cout merupakan objek dari kelas ostream yang diasosiasikan dengan standard output
(b) cerr merupakan objek dari kelas ostream yang diasosiasikan dengan standard error

3. iostream: menangani stream dua arah (input/output) (diturunkan dari istream dan
ostream)
Untuk manipulasi terhadap le disediakan kelas-kelas berikut:
1. ifstream yang diturunkan dari kelas istream
2. ofstream yang diturunkan dari kelas ostream
3. fstream yang diturunkan dari kelas iostream

Output
Penulisan keluaran dilakukan dengan menggunakan operator "<<" seperti pada contohcontoh yang sudah diberikan. Fungsi endl adalah untuk menyatakan end of line sehingga stream akan menghasilkan kombinasi karakter carriage return, line-feed atau line-feed saja. Input Pembacaan input, pada dasarnya mirip dengan penulisan output hanya menggunakan operator ">>". Pembacaan input yang umum dilakukan melalui stream masukan adalah melalui
loop sebagai berikut:

#include

main ()
{
char ch;

while ( cin >> ch ) { // FALSE jika mendapatkan EOF
// ...
}
}

Pembacaan karakter seperti yang ditunjukkan di atas akan mengabaikan karakter white
space seperti: newline, tab, form feed, dsb.

Contoh program versi C++ :
# include
Void main ( )
{
Int x ;
Cout << “Masukkan sebuah bilangan : ” <<>> x ;
cout << “Bilangan yang dimasukkan adalah “ <<>
Main ( )
{
Int a ;
Cout << “masukkan suatu bilangan :” ; Cin >> a ;
Cout << “nilai tersebut ditambah 1 = ‘ << a+1 ;
Return 0 ;
}

Rabu, 16 September 2009

Pengertian C++

Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell
Laboratories awal tahun 1980-an berdasarkan C ANSI (American National
Standard Institute). Pertama kali, prototype C++ muncul sebagai C yang
dipercanggih dengan fasilitas kelas. Bahasa tersebut disebut C dengan kelas
( C wih class). Selama tahun 1983-1984, C dengan kelas disempurnakan
dengan menambahkan fasilitas pembebanlebihan operator dan fungsi yang
kemudian melahirkan apa yang disebut C++. Symbol ++ merupakan operator
C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini
merupakan versi yang lebih canggih dari C.

C++ diciptakan untuk mendukung pemrograman berorientasi pada
objek (Object Oriented Pragramming/OOP) yang tidak dimiliki C. sementara C
merupakan bahasa pemrograman terbaik dilingkungannya, bahasa ini tidak memiliki kemampuan OOP. Reputasi C tidak diragukan lagi dalam
menghasilkan program .EXE berukuran kecil, eksekusi yang cepat,
antarmuka (interfacing) yang sederhana dengan bahasa lain dan fleksibilitas
pemrograman. Apa yang membuat C tampak sukar dipelajari mungkin karena
tiadanya pemeriksaan tipe. Sebagai contoh, dapat mencampur bilangan bulat
dengan string untuk menghasilkan karakter. Namun, justru dsitu letak
fleksibilitas C, dapat mengolah data C sebebas mengolah data dalam bahasa
assembly.



BORLAND C++


Dibandingkan compiler C++ yang lain, Borland C++ memiliki
keunggulan terutama dalam hal kecepatan dan efisiensi kompilasi. Disamping
itu, Borland C++ mendukung beberapa system operasi yaitu DOS, Windows
16bit (Window 3.0) dan windows 32 bit (Windows NT). Meskipun demikian
compiler Borland C++ juga memiliki kelemahan bila dibandingkan compiler
C++ yang lain, misalnya : pemrograman dengan Borland C++ terutama yang
menyangkut tampilan jauh lebih sulit daripada pemrograman dengan
Microsoft Visual C++.



STRUKTUR BAHASA C++


Program C maupun C++ selalu tersusun dari 4 (empat) bagian utama, yaitu :
1. Bagian komentar yang ditandai dengan symbol // dan pasangan /* … */

2. Bagian pengarah compiler yang ditandai dengan symbol #

3. Bagian deklarasi

4. Bagian definisi